PAMEKASAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan. Dua siswa sekolah tersebut dinyatakan lolos seleksi dan terpilih sebagai peserta National Student Summit (NSS) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar sekaligus menunjukkan bahwa siswa berbasis pesantren memiliki kesempatan untuk berkembang, berprestasi, dan berpartisipasi dalam kegiatan akademik berskala nasional.
Kepala SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar, Khofif, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan dua siswa yang lolos seleksi National Student Summit (NSS) 2026. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa siswa dari lingkungan pesantren mampu bersaing dan mengambil bagian dalam kegiatan akademik di tingkat nasional.
Ia berharap keikutsertaan kedua siswa tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, memperluas pengalaman, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan potensi dan kreativitas. Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berani mencoba peluang baru, dan mengharumkan nama sekolah dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan budaya kepesantrenan.
Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, dan keterampilan sosial tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an serta budaya kepesantrenan yang menjadi identitas SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar.
Dengan lolosnya dua siswa dalam NSS 2026, SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang berwawasan luas, berkarakter, kritis, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
Ketua NSS 2026, Makhiulil Kirom, M.Pd., menyampaikan informasi teknis sekaligus memberikan pengarahan kepada para calon peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam agenda technical meeting pada Rabu (14/10/2026).
Dalam pengarahan tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan serta rangkaian agenda yang akan mereka ikuti selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, NSS 2026 akan diikuti oleh 30 siswa dari berbagai sekolah yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan edukatif, interaktif, dan kreatif yang dirancang untuk memperkenalkan kehidupan akademik di perguruan tinggi sekaligus mengembangkan potensi diri sebagai generasi muda yang kritis, kreatif, dan humanis.
Rangkaian kegiatan NSS 2026 meliputi Student Sharing Session: Life as a University Student, Campus Tour, kegiatan budaya, Workshop Creative Writing, serta pelatihan Personal Branding. Para peserta juga akan terlibat dalam Project Challenge, mulai dari tahap persiapan hingga pendampingan, sebagai sarana untuk mengembangkan gagasan, mengasah kemampuan kolaborasi, dan menghasilkan karya kreatif.
Selain itu, NSS 2026 akan menghadirkan Creative Showcase Session yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan hasil kreativitas mereka. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan Reflection & Pledge Session: My Voice as a Young Humanist, sebagai ruang refleksi atas pengalaman belajar sekaligus penguatan komitmen peserta untuk menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan.